Exploring 7 Alat Ukur dalam Teknik Permesinan: Panduan Praktis untuk Menggunakannya

tutorial menggunakan alat-alat teknik mesin

Dalam industri permesinan, ketepatan ukuran dan dimensi suatu benda merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Untuk mencapai tingkat akurasi yang tinggi, diperlukan penggunaan alat ukur yang tepat dan akurat. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang tujuh alat ukur yang berperan penting dalam teknik permesinan. Dari mikrometer presisi hingga alat ukur sudut yang akurat, Anda akan diajak untuk lebih mengerti tentang alat-alat teknik mesin itu sendiri, yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketelitian dalam proses permesinan.

7 Alat Ukur Dalam Teknik Mesin

alat-alat teknik mesin

Mikrometer

Mikrometer adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur dimensi benda dengan ketelitian tinggi. Alat ini dilengkapi dengan skala dan sekrup mikrometer yang memungkinkan pembacaan yang sangat akurat.

  1. Buka rahang mikrometer sepenuhnya dengan memutar sekrup penggerak.
  2. Letakkan benda di antara rahang mikrometer sehingga permukaannya terletak dengan rapat di antara kedua rahang tersebut.
  3. Perhatikan agar benda tidak miring atau terjepit di antara rahang mikrometer.
  4. Putar sekrup pengunci untuk menutup rahang mikrometer secara perlahan hingga rahang menekan benda dengan lembut. Pastikan rahang menutup rapat pada permukaan benda.
  5. Baca skala utama pada mikrometer yang terletak di sepanjang bodi utama alat.
  6. Perhatikan angka pada skala utama yang berada sejajar atau paling dekat dengan garis tengah pada skala vernier. Ini akan memberikan pembacaan tambahan untuk angka desimal.
  7. Baca angka pada skala vernier yang sejajar atau paling dekat dengan skala utama. Angka pada skala vernier memberikan pembacaan yang lebih presisi, misalnya, hingga 0,01 mm.
  8. Gabungkan pembacaan pada skala utama dengan pembacaan pada skala vernier untuk mendapatkan hasil pengukuran akhir.

Jangka Sorong

Jangka sorong terdiri dari dua rahang yang dapat digerakkan, serta skala vernier yang memberikan pembacaan presisi. Jangka sorong biasanya tersedia dalam berbagai ukuran, baik dalam sistem metrik maupun imperial.

  1. Buka jangka sorong dengan menggerakkan ulir besar atau tombol penggerak, sehingga rahang atas dan bawah terpisah dengan lebar yang cukup untuk menempatkan benda di antara mereka.
  2. Letakkan benda di antara rahang jangka sorong
  3. Perhatikan agar benda tidak miring atau terjepit di antara rahang jangka sorong.
  4. Gerakkan ulir besar atau tombol penggerak untuk menutup rahang jangka sorong secara perlahan hingga rahang menekan benda dengan lembut.
  5. Baca skala utama pada jangka sorong yang terletak di sepanjang bodi utama alat. Skala ini memberikan pembacaan untuk satuan utama (misalnya, milimeter).
  6. Perhatikan angka pada skala utama yang berada sejajar atau paling dekat dengan garis tengah pada skala vernier. Ini akan memberikan pembacaan tambahan untuk angka desimal.
  7. Baca angka pada skala vernier yang sejajar atau paling dekat dengan skala utama. Angka pada skala vernier memberikan pembacaan yang lebih presisi, misalnya, hingga 0,02 mm.
  8. Gabungkan pembacaan pada skala utama dengan pembacaan pada skala vernier untuk mendapatkan hasil pengukuran akhir.

Gage Blok

Gage blok adalah serangkaian blok presisi dengan ketebalan yang diketahui. Alat ini digunakan untuk kalibrasi dan memastikan akurasi alat ukur lainnya. Gage blok dapat digunakan untuk memeriksa keakuratan mikrometer, jangka sorong, atau alat ukur lain dengan membandingkan pembacaan yang dihasilkan.

  1. Letakkan Gage Blok dengan hati-hati di antara rahang jangka sorong atau mikrometer. Pastikan blok benar-benar bersentuhan dengan kedua rahang alat ukur tersebut.
  2. Periksa apakah Gage Blok dalam posisi datar, stabil, tidak bergeser saat ditekan rahang alat ukur.
  3. Periksa kehalusan permukaan Gage Blok dengan sentuhan jari. Pastikan tidak ada kerusakan atau ketidakrataan yang dapat memengaruhi hasil pengukuran.
  4. Tekan rahang alat ukur ke Gage Blok dengan lembut. Pastikan blok terjepit secara merata di antara rahang, dan perhatikan pembacaan pada skala atau layar alat ukur.
  5. Bandingkan hasil pembacaan dengan nilai yang diketahui pada Gage Blok. Perbedaan yang signifikan menunjukkan ada ketidakakuratan pada alat ukur yang digunakan.

Sirkular

Sirkular atau protractor adalah salah satu dari alat-alat teknik mesin yang digunakan untuk mengukur sudut pada suatu benda. Alat ini umumnya memiliki skala yang memungkinkan pembacaan sudut dengan presisi. Sirkular sering digunakan dalam proses pengukuran dan penyesuaian komponen yang memiliki sudut khusus, seperti pengaturan sudut pada alat potong atau permesinan yang melibatkan rotasi.

  1. Tempatkan ujung tajam sirkular pada titik yang akan menjadi pusat lingkaran yang akan digambar atau diukur. Pegang sirkular dengan mantap dan pastikan posisinya stabil.
  2. Sesuaikan kait pada sirkular agar mengukur radius atau diameter yang diinginkan.
  3. Pastikan kait terkunci dengan baik untuk menjaga ukuran tetap konstan selama penggunaan.
  4. Untuk menggambar lingkaran, putar sirkular secara perlahan dan konsisten di sekitar titik pusat. Pastikan agar jarum sirkular tetap dalam kontak dengan permukaan dan mengikuti pergerakan yang lancar.
  5. Untuk mengukur diameter atau radius lingkaran, pastikan jarum pada sirkular mengenai tepi lingkaran dengan tepat. Baca skala yang sesuai pada sirkular untuk mendapatkan pengukuran yang akurat.

Indikator Dial

Indikator dial adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur perpindahan atau deviasi linear pada suatu benda. Alat ini dilengkapi dengan jarum penunjuk dan skala dial yang memungkinkan pembacaan yang akurat. Indikator dial sering digunakan untuk memeriksa keausan, kerataan, atau kekakuan komponen dalam permesinan.

  1. Letakkan Indikator Dial dengan hati-hati pada permukaan benda yang akan diukur. Pastikan Indikator Dial dalam posisi yang tegak lurus terhadap permukaan tersebut.
  2. Gunakan penyangga atau penjepit yang sesuai untuk memastikan Indikator Dial tetap stabil selama pengukuran.
  3. Putar bezel pada Indikator Dial untuk mengatur jarum ke posisi nol atau referensi awal. Pastikan jarum menunjuk ke angka nol pada skala indikator.
  4. Gerakkan benda yang akan diukur atau peralatan yang sedang dalam pergerakan.
  5. Perhatikan perubahan posisi jarum pada Indikator Dial. Baca perubahan angka pada skala indikator untuk mendapatkan pengukuran yang akurat.

Alat Ukur Sudut

Alat ukur sudut, seperti goniometer atau bevel protractor, digunakan untuk mengukur sudut pada suatu benda. Alat ini umumnya memiliki skala yang memungkinkan pembacaan sudut dengan ketelitian tinggi. Alat ukur sudut sangat penting dalam permesinan yang melibatkan pengaturan sudut, pengukuran kemiringan, atau penentuan posisi sudut yang tepat.

  1. Perhatikan skala pada Alat Ukur Sudut dan baca sudut yang ditunjukkan oleh indikator atau jarum pada skala tersebut.
  2. Pastikan posisi mata Anda sejajar dengan skala untuk mendapatkan pembacaan yang akurat.
  3. Ketelitian dan Catatan:
  4. Pastikan Anda membaca skala Alat Ukur Sudut dengan hati-hati dan akurat. Perhatikan apakah ada skala terbalik atau angka yang terlewat.
  5. Jika hasil pengukuran masih tidak jelas, periksa kembali posisi Alat Ukur Sudut dan pastikan referensi sudutnya benar.

Alat Ukur Kedalaman

Alat ukur kedalaman, seperti depth micrometer atau depth gauge, digunakan untuk mengukur kedalaman suatu lubang, alur, atau permukaan. Alat ini dilengkapi dengan skala dan batang pengukur yang memungkinkan pembacaan yang tepat terhadap kedalaman suatu fitur dalam benda.

  1. Letakkan Alat Ukur Kedalaman secara perlahan dan tegak lurus di atas permukaan benda.
  2. Pastikan penyangga Alat Ukur Kedalaman terletak dengan stabil pada permukaan untuk mendapatkan hasil yang akurat.
  3. Perhatikan skala pada Alat Ukur Kedalaman dan baca kedalaman yang ditunjukkan oleh penunjuk atau jarum pada skala tersebut.
  4. Pastikan posisi mata Anda sejajar dengan skala untuk mendapatkan pembacaan yang akurat.
  5. Pastikan Anda membaca skala Alat Ukur Kedalaman dengan hati-hati dan akurat. Perhatikan apakah ada skala terbalik atau angka yang terlewat.
  6. Jika hasil pengukuran masih tidak jelas, periksa kembali posisi Alat Ukur Kedalaman dan pastikan penyangganya tetap stabil.

Dengan mengetahui cara penggunaan alat-alat teknik mesin yang benar, para praktisi dan teknisi dapat memastikan bahwa pengukuran yang dilakukan akurat dan konsisten. Dapatkan bantuan para ahli di Ingcotools untuk memastikan Anda menggunakan alat ukur dengan benar dan mendapatkan hasil yang akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu

Join INGCOmmunity Join INGCOmmunity